Butuh atau Ingin
Kita hidup dijaman informasi, meningkatnya iklan, baik cetak maupun televisi. Banyaknya iklan konsumerisme. Handphone, Mobil, Laptop, dll. Ditambah lagi dengan iming2 dari penerbit kartu kredit, cicilan 0 %.
Bagaimana kita menyikapi bombardir iklan dan informasi tersebut. Menurut saya sangat gampang. Jika tergiur dengan tawaran barang konsumtif.Cukup tanyakan pada diri sendiri apakah saya butuh barang tersebut atau hanya keinginan memiliki saja.
Jika anda tidak membeli / mendapatkan barang tersebut tidak berpengaruh dengan kehidupan anda, berarti barang tersebut tidak dibutuhkan. Namun jika barang tersebut mempengaruhi kehidupan anda berarti barang tersebut dibutuhkan.
Sekarang silahkan anda yg merasakan, apakah Butuh atau Ingin?