Pemimpin, mau menjawab tidak menanggung
Sudah beberapa bulan ini saya kuliah lagi untuk jenjang S2. kebetulan jumat lalu mata kuliah People in Organization, yang menjadi fasilitator adalah ex President Direktur dari sebuah perusahaan Minyak terbesar di Dunia, banyak cerita dan pengalaman yang didapatkan dari beliau namun salah satu yang menarik adalah mengenai pemimpin.
Pemimpin, Bos, Pimpinan, Kepala, atau apapun namanya merupakan amanah dari Allah SWT, Jabatan merupakan sesuatu yang berat, dimasa sekarang banyak yang sudah jadi pemimpin namun melupakan bagaimana dirinya sebelumnya, berbuat tidak pantas, tidak mengayomi yang dipimpinnya.
Banyak pemimpin di Indonesia tidak mempunyai sense of responsible, typical di indonesia adalah mau menjawab namun tidak mau menanggung, Contohnya di institusi yang besar terjadi korupsi atau suap yang dilakukan oleh mr X, pemimpinnya akan berkata bahwa itu adalah oknum.
Hal ini tidak hanya terjadi di pemerintahan namun di perusahaan. Dapat juga terjadi di perusahaan anda bekerja. biasanya pemimpin yang tidak capable akan mencari aman, tidak membina bawahannya, bahkan cenderung mendiskreditkan.
Menurut teori dan hasil diskusi pemimpin yang baik itu akan mengayomi anak buahnya. bahkan akan bertanggung jawab penuh atas apa yang dilakukan oleh bawahannya, Karena apa yang dilakukan oleh bawahannya adalah perpanjangan tanggung jawab yang dipunyai oleh pemimpin tersebut. Biasanya pada saat belum terjadi masalah hal ini tidak menjadi issue namun jika terjadi masalah biasanya pemimpin yang mau cari aman akan mencari jalan agar selamat sendiri.
Pesan yang didapatkan bahwa jika anda nanti menjadi pemimpin, bimbinglah dan pimpinlah team anda dengan sebaik-baiknya karena tidak ada yang namanya bawahan salah, jika salah itu merupakan kesalahan pemimpinnya.